2016 in a nutshell

ilustrasi oleh dhanypramata
instagram.com/dhanypramata

 

waaa, this platform again. such a super long time no visit kayaknya. ya gimana lagi sih, kan saya sekarang udah “adult” sehingga banyak tanggung jawab.

well, no. saya cuma lebih procrastinator aja sih sekarang. jadinya, semua kerjaan pada numpuk di belakang dan akhirnya stress sendiri. udah kayak ibu-ibu deh.

so, ini saya mulai nulis post ini kira-kira pukul 11.19 p.m lah. iya, emang sengaja nulis di ujung tahun banget biar gaya kayak blogger lain. ceritanya sih mau bikin rangkuman tipis-tipis tentang tahun 2016 saya (which is emang meninggalkan banyak banget pelajaran untuk saya). selain itu, sekalian menjawab pertanyaan teman saya yang berbunyi kira-kira “kamu nggak nulis galau galau lagi di blog ?”. shit, if only i have a time loh. habis gimana dong, saking galaunya, nulis aja sampai nggak mood.

2016 was a lit.

itu kesan secara kampungannya sih (the word “lit” somehow makes me sick after awkarin brought that up to her song).

intinya sih, 2016 bisa jadi salah satu tahun paling berkesan selama xx tahun saya hidup. mulai dari jadi reporter di sebuah media cetak yang saya kira kerjanya santai hingga harus mengerjakan tugas akhir yang semoga cepat kelar. selain itu, 2016 juga menemukan saya pada beberapa teman yang bikin saya cukup amazed dengan cerita-ceritanya.

sebut aja nama teman saya ini mawar. nggak sih, gender dia bukan cewek tapi sebut aja mawar. si mawar ini punya perawakan sangar. tinggi, besar, rambut gondrong, dan super indie (duh, dia pasti kesel banget dengar kata indie). mawar punya rasa cinta yang besar dalam dunia sastra. alirannya (sekali lagi, saya nggak tau istilahnya apa tapi mari kita sebut-) indie. hahaha. tapi mawar anti banget sama kata-kata indie. terus saya harus nyebut dia apa dong, kalau dari luar dia emang indie banget.

jadi gini, mawar ini layaknya laki-laki pecinta seni. dia punya selera musik yang unik (saya nggak tau sebutannya apa). bukan hanya itu, pilihan bacaan hingga film-nya juga kelas kakap lah, anti mainstream. mawar hampir tidak pernah sholat 5 waktu. lucunya, dia berprinsip teguh untuk selalu mendirikan sholat jumat. “sholat sak minggu pisan ae mosok gak tak lakoni,” begitu sih katanya.

alkohol, atau hal-hal dilarang lainnya udah jadi temen akrabnya. ilfil ? duh, nggak banget. habisnya, si mawar ini bukan tipe kampungan yang suka banggain kalau dia nakal. ya gimana ya jelasinnya. gitu deh. yang bikin saya senang dengar cerita-ceritanya adalah dia membuat saya menjangkau dunia yang sama sekali tidak ingin saya selami. saya mau ceritain lebih lanjut takut dia ditangkep polisi. hahaha. no, nggak sekriminal itu kok. intinya, dia bikin saya tahu dunia ini nggak sedangkal pergaulan saya selama ini. gelap memang, tapi lucu menurut versi mawar.

cukup tentang mawar, saya ingin beralih ke topik lain. well, 2016 punya banyak cerita unik yang menarik untuk di-flashback tipis-tipis. mulai dari tren mie korea super pedes yang sampai sekarang belum saya coba, hingga reborn-nya pokemon berkat game pokemon go. isu si gubernur jakarta lah, donald trump lah, sampai yang paling receh — om telolet om. wow, indonesian people was cool rite ?

sebenarnya saya juga nggak ingat di 2016 kemarin ada apa aja. hahaha. mungkin bisa diintip di youtube rewind 2016 yang videonya sempat saya putar berkali-kali.

oh ya, dan tentunya yang paling fenomenal adalah lahirnya gadis yang namanya sempat saya sebut di awal tulisan. itu loh yang abis bikin video baru yang kata si mawar kayak mau nelan barang haram. despite sosoknya yang nakal, menurut saya keberadaannya cukup menghibur kok. bahkan beberapa teman saya yang menghujat dia toh tetap hafal lagu-lagu karyanya. entahlah, saya nggak mau komentarin beliau terlalu dalam. percuma juga.

last, saya udah mulai bingung mau nulis apa. big thanks aja sih untuk keluarga sama pacar yang tak kunjung melamar. karena makin besarnya tanggung jawab saya di tahun 2016 menjadikan tingkat sambat saya makin meningkat sehingga saya rasa kesabaran mereka perlu diapresiasi. saya belum bikin resolusi untuk 2017, bakal banyak hal besar yang harus saya kalahkan di tahun mendatang. yap, saya baru saja diangkat jadi editor yang artinya makin pusing. di lain sisi,  saya juga bakal sidang akhir untuk menyelesaikan masa studi D4 saya. Bismillah, semoga saya makin banyak sedekah dan tidak terlalu duniawi seperti 2016.

Bismillahirrahmanirrahim, welcome 2017.

2016 in a nutshell

see you soon, little star

“jangan pergi”, katanya. untuk keseribu kalinya hari ini. kemudian diikuti senyum kecil yang membuat semestaku menginginkannya lebih dari seharusnya. aku juga tidak ingin pergi. tidak hari ini ataupun besok. aku ingin duduk mendengarkannya bercerita dan mengomel soal harinya yang buruk.

tapi aku tetap akan pergi.

ia tahu aku akan kembali. tidak butuh waktu lama jika ia benar-benar menungguku. sayangnya, aku ragu, hatinya akan tetap sama saat aku kembali. dan hal itu akan menggangguku selama kepergian singkatku.

lalu ia mulai memainkan jari-jariku. melepaskannya. lalu mengambilnya kembali. persis seperti bagaimana ia memperlakukanku. yang seharusnya membuatku sakit tapi nyatanya justru menggembirakan hati kecilku yang naif.

aku menginginkannya. seutuhnya. bukan sekedar separuh atau seperempatnya.  ia tahu itu. ia tahu benar apa yang aku inginkan. ia hanya tidak punya kuasa untuk merangkai kata demi menyenangkan hatiku. satu-satunya yang ia lakukan adalah menarik bibir kecilnya, membentuk senyum simpul yang selalu berhasil membuatku berharap lebih.

aku mengulur-ulur waktu. aku harus pergi beberapa saat lagi. aku tahu ia juga mengulur-ulur waktu. tangannya berganti menarik-narik lengan kemejaku. tanpa kata. juga tanpa rengekan lagi. ia lelah memaksaku. meski dalam hatiku, aku berharap ia masih memaksaku, memungkinkan jalan bagiku untuk berubah pikiran.

seandainya ia memintaku tetap tinggal sekali lagi, mungkin aku akan berusaha.

sayangnya mulutnya tetap bungkam. sama seperti senyum kecilnya, kesunyian yang ia keluarkan juga sama sakitnya. maka aku putuskan untuk melepaskan tangannya dari kemejaku. aku mengembalikan senyum yang ia berikan. berharap tidak mengembalikan rasa sakit yang sama untuknya.

matanya adalah satu-satunya yang aku hindari. disana, aku tahu ia berusaha keras tidak membanjirkan perasaannya. demi itu, aku hanya mampu mengecup ringan bibirnya yang masih ingin menahanku.

ia pulang malam ini, dengan langkah lemas. namun senyum menyakitkan itu tetap menempel disana. ia siap menyambut kekasihnya yang sudah menunggunya sejak satu jam yang lalu. ia mungkin akan berpura-pura bahagia lagi. sampai jumpa, bintang kecil.

see you soon, little star

stressed out ??

joker

it’s not gonna kill me, it’s just gonna hurt me. really. really bad.

wow kalau pacar saya ada 10, maka semuanya bisa mendengar saya “sambat” dengan ocehan yang sama tiap harinya. untungnya pacar saya yang cuma satu itu sanggup mendengarkan beban 10 orang sekaligus.

duh, dan duh-duh lainnya yang membuat saya ingin berhenti, resign, atau sebagainya. tapi toh, saya tetap menulis naskah dengan rajin meski kadang lewat deadline barang 1 jam – 2 jam. tapi saya tetap capek. bukan cuma gara-gara pekerjaan, tapi juga karena tugas akhir kuliah udah benar-benar didepan mata.

nggak nyangka ya, baru proposal aja saya udah njelimet setengah mati. apalagi masuk proses penggarapan. wow, saya bisa kehilangan sisi manusia saya kali ya. oke lebay. saya cuma kurang piknik kok.

anyway, saya barusan sidang. wkwkwk. sidang proposal sih. tapi deg-degan banget, takut gak bisa jawab. hasilnya ??? ya tentu saya gak bisa jawab dong, makanya revisian saya banyak, dan makanya saya sekarang bikin post ngeluh-ngeluh gini.

aslinya saya berniat nulis sesuatu semacam “things i never thought i can do, but i did”. semacam self motivation gitu loh. yaudah, ini deh list-nya (nggak penting juga sih buat kalian baca. haha).

1. i thought i cant recover my self from accident scars (but i did it)

*bener nggak sih grammarnya ?

yap, sudah pasti yang pertama adalah cerita tentang kecelakaan saya. wow, semua orang boleh bosan dengan cerita ini tapi saya nggak bosen tuh buat nyeritainnya. kecelakaan 3 kali loh (sebenernya 4 kali sih), gimana nggak bangga ?

kecelakaan pertama pas jaman smp, baret-baret doang sih. besoknya putus sama mantan eh langsung sembuh (emang gak nyambung). kecelakaan kedua, wah ini karena pergelangan tangan sampe luka basah jadi saya nggak bisa buang air besar beberapa saat. bingung bersihinnya gimana. hmm

kecelakaan ketiga paling parah. hilang gigi 5. iya cuma itu doang yang parah. but guys, i’ve never seen dentist for years bcoz gigi saya beneran rata dan nggak pernah bermasalah. and accidentally, saya nyosor aspal. nggak cuma ilang gigi 5, gigi saya kebentur kearah dalem sehingga susunannya hancur. saya operasi hampir 6 jam dengan mulut terbuka. lebih garing dari hubungan bertahun-tahunmu sama si mantan.

saya dulu kehilangan semangat. kesannya berlebihan ya ? tapi emang bener kok. tiap bangun tidur, saya nangis. mikir kok ya goblok banget nyetir pakai tangan satu sampai kecelakaan separah itu. tiap minggu, saya harus ijin kuliah buat kontrol gigi, saya nggak bisa senyum karena gigi saya beneran jelek kayak monster. that was the point i’d better disappear as a human. pernah kepikiran buat tinggal di bulan aja dan nggak usah ketemu orang lain.

but i did it. sekarang bahkan udah berani senyum pakai gigi walaupun bentuknya berantakan.

2. i thought i got the worst broken heart things (but i did it)

ini lebay jadi nggak usah panjang-panjang. intinya dulu waktu putus sama mantan sebelum yang sekarang itu rasanya kayak asfjhsdjgksghksfdfjkldghkdng. kampret banget lah. sampai acara nggak makan 2 mingguan (not literally sih).

but i did it. akhirnya ya move on juga. udah jalan 2 tahun malah. si mantan malah gonta-ganti pacar mulu bikin miris. (cc : mantan)

3. i thought i cant work on DBL sambil kuliah (but i did it)

*kalau nggak tau DBL, klik disini

jadi dulu pernah bilang ya “pokoknya kalau ke plot DBL, bakalan resign”. halah kodok, nggak resign-resign sampai sekarang. kuliah juga tetep jalan loh, meskipun sering cabut. tapi alhamdulillah ya nggak di DO kampus..

intinya sih, cabut kuliah itu harus dibayar sama nggak tidur pas ujian. kalau diterusin ini bisa riya’ seolah-olah saya rajin beneeeer dan pekerja keras. padahal ya doyan sambat.

4. i thought i cant do final project while deadline naskah makin gila-gilaan. but i (hope i) did it.

bismillah ya. kalau kata cerita-cerita yang saya lupa judulnya itu sih gini :

“tiap kali dapet kesedihan atau kesenangan selalu inget satu hal – ini juga bentar lagi kelar”

 

curt-this-too-will-pass001-copy

yakaliii, cepet kelar dong. kasian ini yang kena omel tiap kali saya suntuk sama deadline yang udah kaya tali kematian gitu. bismillah.

إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.

 

stressed out ??